HeadlineNews/Berita

LTN Jatman Jatim Menggelar Workshop, Membangun Pondasi Dakwah Sufi Berbasis Literasi Digital di Jawa Timur.

risalahsufi.id – Idaroh Wustho Jatman Jawa Timur bergerak membangun pondasi dakwah sufi berbasis literasi berbasis digital. Melalui Lajnah Ta’lif wa Nasyr (LTN) Thoriqiyyah, Idaroh Wustho Jatman Jatim menggandeng Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) Jombang menggelar Workshop Transformasi Dakwah Sufi Berbasis Literasi Digital, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 200 peserta tersebut membangun kesadaran para santri tentang pentingnya dakwah sufi di tengah masyarakat. Tasawuf yang fokus pada bersihnya hati serta membangun hubungan jiwa manusia dengan Tuhannya secara harmonis dan berkelanjutan, harus didistribusikan ke masyarakat, salah satunya melalui platform digital yang saat ini mendominasi saluran informasi dan media publik.

Mudir Idaroh Syu’biyah Jombang, KH. M. Hamid Bishri, M.Si menyambut hangat kegiatan tersebut. Kiai Hamid mengatakan, Sufi sebagai sebuah nilai yang sangat sakral yang dibutuhkan setiap jiwa manusia, dikelola dengan metodologi yang baru, ini hal yang luar biasa.

“Jatman membaca peluang, sekaligus memberikan peluang kepada Gen Z, mari berfikir, mari beranalisa, mari membaca thoriqoh sesuai dengan situasi. Hal ini adalah bentuk upaya kita bahwa thoriqoh tidak sekedar wiridan, melekan,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Mudir Idaroh Wustho Jatman Jawa Timur KH. Ma’shum Maulani, M.HI memberikan apresiasi yang tinggi kepada LTN Thoriqiyyah Jatman Jawa Timur yang telah konsisten kepada program kerjanya dan berhasil menggelar kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kiai Ma’shum mengucapkan terimakasih kepada Idaroh Syu’biyyah Jombang dan IAIBAFA Jombang yang telah mendukung penuh kegiatan LTN Thoriqiyyah Jatman Jatim. Menurutnya, workshop tersebut merupakan langkah strategis ke depan bahwa dakwah thoriqot itu lebih cepat, lebih luas jangkauannya dengam methode ini.

“Jadi kita hari ini tidak hanya hadir di tempat ini, tapi kita harus melangkah ke depan jauh lebih transparan, lebih akurat, dan lebih cepat dengan model digitalisasi ini. Dakwah sufi ini nanti lebih cepat kedepannya, karena dengan perkembangan teknologi yang super canggih ini kita tidak boleh terlena, semuanya harus bisa mengikuti. Belum lagi perkembangan AI itu kayak apa,” ungkap Kiai Ma’shum.

Baca juga : Kiai Kholiq Hasan Menegaskan Pentingnya Transformasi Dakwah Sufi Berbasis Literasi Digital

Dalam kegiatan yang terlenggara sejak pagi hingga sore hari tersebut, Dr. KH. Abdul Kholiq Hasan, M.HI selaku Rois Idaroh Syu’biyah Jatman Jombang sekaligus Rektor IAIBAFA Jombang, membuka pintu IAIBAFA seluas-luasnya dan berharap program ini tidak hanya akan berhenti di workshop, tapi bisa berkelanjutan dan menjadi garda terdepan Jatman untuk menjawab berbagai tantangan dakwah saat ini dan di masa mendatang.

Sebagai pemateri utama, Muhaiminsah, M.I.Kom menyampaikan dengan lugas dan melakukan proses kreatif literasi digital dengan seluruh peserta yang terdiri dari pengurus Idaroh Syu’biyah Jatman Jombang, Mahasiswa IAIBAFA, dan perwakilan dari seluruh Madrasah yang ada di Tambakberas Jombang. Koordinator LTN Thoriqiyyah Jatman Jatim yang komitmen untuk membangun ekosistem dakwah sufi berbasis literasi digital secara berkelanjutan. (bed/mid)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button